Minggu, 22 Desember 2013

DO'A MAKHLUK

Bagi kaum beragama, do'a adalah sebagai bentuk kerendahan, permintaan, permohonan, ketundukan seorang makhluk kepada ALLAH. Dalam pengertiaanya, do'a memiliki definisi sebagai ibadah (menyembah), istighozah (memohon bantuan dan pertolongan), permintaan/permohonan, percakapan, memanggil, atau bahkan pujian.

Sabtu, 26 Oktober 2013

Postmo dan Jahiliyyah

Siapa pun pasti menyepakati bahwa manusia adalah makhluk sosial, yang interaksi, komunikasi, dan hubungan antar individu lainnya adalah hal pokok sebagai fitrah manusia, sebagai makhluk hidup aktif. Meski demikian, dalam kondisi hubungan setiap hari, hal ini nampaknya sudah mulai mengalami kematian. Sebab utama yang dibahas disini adalah yang berhubungan dengan lifestyle. Bagi masyarakat korban, budaya individual tercipta atas struktur lingkungan, yang entah sengaja atau tidak, telah direkayasa dan sudah lama dijalani. Sebut saja pola hidup materialis.

Jumat, 18 Oktober 2013

Menikmati Kebutuhan

Menyadari potensi internal diri, akan membawa manusia untuk aktif mengerahkan potensi diri guna mencapai keinginan-keinginannya. Pencapaian keinginan tersebut, didasarkan pada kepuasan berbasis kebahagiaan yang menyenangkan. Yang pada ujungnya, dalam seluruh aktifitasnya, manusia lupa dengan hal yang bersifat dasar & lebih mengedepankan kesenangan. Bukan lagi pencapaian kebutuhan, tapi menikmatinya.

Sabtu, 15 Juni 2013

MOTIVASI UNTUK KEBAHAGIAN

Bagi kebanyakan orang, motivasi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktifitas diri.
Secara sederhana, motivasi dapat berbentuk apa atau siapa. Kemudian faktor yang dapat menjadikan motivasi berpengaruh terhadap produktifias diri adalah faktor tentang bagaimana.
Motivasi dapat ditemukan dari teman, kekasih, orang tua, atau motivator-motivator. Motivasi juga dapat ditemukan di tempat keramaian, tempat hiburan, atau wilayah pemukiman kumuh, UGD rumah sakit, masjid, kuburan atau bisa juga dalam sebilah keris, sebongkah batu permata di cincin jari, sedan mewah dan rumah gedongan. Inilah maksud motivasi berbentuk apa dan siapa.

Sabtu, 08 Juni 2013

Filosof Belajar Menanam Mangga

"Segala yang besar itu ditentukan oleh yang kecil."
Teringat dengan kalimat tersebut, saat mata melotot pada layar yang diberi judul "Jakarta Di Hati". Bagi saya, hal itu bukan hal yang baru. Akan tetapi, kalimat tersebut diungkapkan dengan

Jumat, 07 Juni 2013

islam antigalau

obat galau & antigalau yg paling mujarab adalah mengerahkn seluruh energi mu untuk perbaikan ummat.  karena orang yg demikian itu, sangat dekat dengan fitrah seorang khalifah.
menilik dari struktur kebangkitan galau, rasa galau berkenaan dengan imbas dr energi manusia yg lebih karena tak terpakai. sehingga dia (manusia galau) memiliki kesempatan untuk terjerumus dalam jurang kebimbangan. dia bergerak lambat diantara arus kencang peradaban ummat, yaitu memikirkan kondisi psikologis nya.
bagi peradaban islam, sungguh pantang untuk selalu bersikap egosentris. islam selalu mengarahkan setiap insan untuk mewujudkan sebuah tatanan masyarakat yang sejahtera.
rasa galau dimunculkan dari sikap individualis manusia. inilah bentuk peradaban barat. yang selalu mengejar kedamaian individu.

Sabtu, 23 Maret 2013

Gadget dan pemulung

Dalam era digital saat ini,setiap orang dengan mudah mendapat berita. Tinggal manggil mbah google.com atau opa firefox.com atau .com laennyan
Tapi tau tidak???
Dengan makin maraknya media digital dapat mnjadi masalah bagi sekelompok orang.
1. Pemulung,, harga kertas koran bekas tuh 2rb/kg, salah satu kertas bekas yang mahal harga jualnya. Bayangin aja jika koran sudah tidak dicetak karena sudah diganti dengan digital. Kan juga ndak mungkin...jika stelah baca berita digital, kalian mbuang hp,komputer, atau gadget kalian kn...??? Kan juga belum ada tuh yang namanya pemulung android & kawan-kawannya.
2. Penjual nasi... Kan juga ndak mungkin jika kalian beli nasi bungkus di warung, dengan pembungkus laptop, i-pad, atau media operasional digital lainnya...
3. Tukang loper koran... Ini malah saya ndak hbis pikir,,,jika semua media berubah jadi digital,pasti akan rame tiap pagi didepan rumah kalian. Karena setiap buka pintu,kalian akan menemui gadget yang udah hancur berantakan didepan rumah. Karena gadget itu dilempar oleh tukang loper,yang dulu mreka melempar koran & skarang mreka melempar gadget.

#stand sit comedy

Senin, 04 Februari 2013

Kemunculan Solusi



"Setiap solusi belum tentu menjadi solutif"

Sudah tidak menjadi pembahasan bahwa setiap orang memiliki masalah. Langkah yang sama, yakni mencari penyelesaian dari masalah tersebut. Inilah yang disebut sebagai solusi. Tapi tidak semua solusi yang ditentukan akan menyelesaikan masalah, bahkan tidak jarang ditemui bahwa solusi yang diajukan justru mendatangkan masalah baru.

Sabtu, 02 Februari 2013

Menentukan Waktu

"Hanya hari ini, bukan besok atau pun kemarin."

Kata-kata di atas membawa kita pada konteks pembahasan waktu. Peristiwa yang terjadi saat ini sangat menentukan, sedangkan yang telah terjadi (disebut kemarin) tidak akan memiliki eksistensi pengaruh secara langsung. Kemarin akan menjadi memory (nostalgia) yang selanjutnya akan mengalami metamorfosis menjadi onggokan ilmu. Sedangkan peristiwa yang belum diketahui atau belum jelas (bukan abstrak) terjadi atau kejadiannya (disebut besok) adalah sebuah kegelapan yang bisa dijadikan sebagai sebuah harapan.

Minggu, 20 Januari 2013

Keindahan Kosmik

Apa yg disebut materi & imateri tak akan menghasilkan apapun kecuali kemutlakan. Sedangkan relasi atau hubungan yg mengaitkan ke2nya akan mampu menghasilkan produksi yg tak tentu.
Hasilnya bisa manis, bisa pait. Tapi apapun itu, bagi pandangan universal itu yg disebut dengan KEINDAHAN KOSMIK.
Pandangan para kaum pemikir, yang biasa disebut kaum filosof, secara pembahasan masuk dalam 2 klasifikasi, yakni apa yg disebut materi & imateri. Pada fase perkembangan kedua pandangan tersebut memiliki masa keemasan tersendiri. Tentunya ini tidak dapat dinafikkan. Seperti penyebutan rentan waktu yang diberi nama masa kegelapan.
Berkenaan pandangan postmodern, yang disebut-sebut sebagai kematian modernisme, membawa pandangan yang tak lagi berkutat pada ke-2 pandangan tadi (materi & imateri). Hal ini bisa kita terima karena dari ke-2 pandangan tadi memiliki relung kegelisahan masing-masing. Sedangkan gejala sekarang ini telah meleburkan ke-2nya. Yang dulu dipertentangkan, sekarang telah bersatu. Yang dulu berkaitan, sekarang memisah.
Bersatu & memisah tentunya berkenaan dengan hubungan. Sehingga dalam kondisi ini, yakni jika secara jauh kita menempatkan diri dalam menatap realitas yang terjadi, maka akan terlihat sebuah benang merah yang dapat dijadikan onggokan pembahasan. Hubungan ini yg pernah secara implisit dibahas dalam pandangan imanensi (penyatuan diri). Hubungan ini sungguh nyata, secara tersendiri dapat hidup dalam realitas saat ini.
Kemudian tentang keindahan tidak bisa lagi diartikan dari ke-2 pandangan tadi. Karena realitas ke-2nya benar-benar sudah disorientasi. Keindahan sekarang terlahirkan dari hubungan ke-2nya. Inilah keindahan kosmik yang sebenarnya luput dari pandangan kaum pemikir, yang disebut-sebut kaum filosof.